For ELFemmily

13 + 2 + ELF ✰ ONE

Kenapa Korea Terobsesi Operasi Plastik?

Ketika pertama kali berkunjung Korea di 2003, saya hanya heran mengapa banyak wanita yang menggunakan hak tinggi kemana pun mereka pergi. Ini termasuk saat datang ke konser rock di ruangan terbuka di mana hujan badai menyertai sepanjang konser. Dalam hati saya berpikir mungkin inilah yang namanya perbedaan budaya.

Namun terus terang beberapa tetap terlihat janggal buat saya. Saya heran melihat para pria membawa tas besar yang dikempit di tangan dan menggunakan dasi atau celana berwarna pink atau warna pastel lainnya. Atau ketika melihat para pria cuek bersolek di kaca telepon genggamnya atau melihat jejeran klinik kecantikan di Apkujong dan mendapati beberapa wanita keluar dari klinik menggunakan masker dan kaca mata hitam. Bahkan Korea Tourism Board di dalam buku tentang Korea menawarkan paket tur medis, yang berarti peserta akan berkeliling dari satu klinik ke klinik lain melihat kecanggihan teknologi perbaikan estetika tubuh ini.

Salah satu teman saya dari Malaysia sempat ikut tur ini dan mengatakan kalau di akhir tur, kita juga akan merasakan salah satu servis kecantikan itu berupa pemutihan gigi atau pijat/facial wajah. Bintang-bintang Hollywood juga dikenal akan kecanggihan permak tubuh dan wajah mereka, tapi rasanya tidak sampai taraf dipublikasikan.

Kejanggalan seperti ini membuat saya bertanya-tanya mengapa dan apa penyebabnya. Lucunya, banyak teman yang berkomentar sama. Apalagi, obsesi untuk menjadi cantik itu semakin terekam dalam film (salah satunya yang paling populer adalah “200 Pounds of Beauty”), drama, ataupun berbagai acara variety.

Keinginan untuk tampil sempurna memang tidak bisa dipungkiri adalah hasrat semua orang, tetapi mungkin tidak ada yang “seambisius” Korea, terutama para seleb Kpop yang sering saya lihat di internet atau televisi.

Pertama, definisi kecantikan penduduk Korea memang tinggi. Terpengaruh oleh budaya barat, definisi kegantengan atau kecantikan sempurna dilihat dari tinggi tubuh semampai, hidung mancung, kulit putih, dan mata besar. Rasa minder saat bersosialiasi membuat warga Korea mencari cara dan jalan keluar cepat demi memperbaiki kekurangan. Mereka percaya kalau kesan pertama sangat penting dalam mencari pekerjaan atau dalam menghadiri acara-acara tertentu seperti pesta pernikahan.

Selain itu, warga Korea memiliki sifat kompetitif yang tinggi. Ini bisa dilihat dari sistem pendidikan mereka yang penuh tuntutan. Sifat kompetitif yang tinggi inilah yang menambah warganya rela untuk melakukan apapun untuk bisa mendapat kecantikan atau kegantengan sempurna tersebut. Bahkan, sampai melakukan prosedur-prosedur ekstrim. Menurut situs Medscape, warga Korea Selatan termasuk ratio warga dunia yang paling tinggi untuk urusan operasi kosmetik.

Dari sinilah, mungkin banyak klinik dan iklan operasi plastik ditemukan di berbagai sudut Seoul. Yang paling ekstrim adalah operasi plastik yang diberikan kepada anak sebagai hadiah kelulusan oleh orang tua. Di acara Happy Together, ada beberapa seleb Kpop yang mengaku menerima kado kelulusan seperti ini.

Jika banyak anggota grup perempuan masih sangat menjaga citranya di layar televisi atau depan publik dengan menunjukkan keengganannya tampil tanpa makeup, banyak seleb Korea yang mulai terbuka mengenai hasil permak wajahnya.

Sebut saja Ko Hara dari Kara – lewat acara variety Strong Heart – mengaku memermak “sedikit” kelopak matanya dan menajamkan bagian atas hidungnya. Lee Joon dari MBLAQ mengaku setelah mendapat luka bakar dalam kecelakaan saat syuting “Ninja Assasin”, ia pun sekalian mengoperasi hidungnya untuk terlihat lebih mancung. Atau Dongwan dari Shinhwa yang mendapat hadiah perbaikan hidungnya yang bengkok dari bos perusahaannya sebelum debut.

Sama seperti film dan musik Kpop yang sangat “menularkan” yang membuat saya jadi penikmat budaya pop negeri ginseng, obsesi kecantikan Korea tidak bisa dipungkiri mulai menular juga. Mudah-mudahan, tidak sampai ke hal yang ekstrem.

source : yahoo

Single Post Navigation

11 gagasan untuk “Kenapa Korea Terobsesi Operasi Plastik?

  1. waw biaya yang dibutuh kan untuk oplas pasti sangt besar !
    saya termasuk penggila korea karna wajah dan bentuk tubuh yang indah tetapi sayang klau kecantikan tidak alami… membuat saya ilfeel,,

  2. Olan pada berkata:

    huh,,,,,,,,,,, sumpach,,, itu gila,,,

  3. kartikasari dewi pada berkata:

    mnrtku org korea,jepang & cina terobsesi menjlni operasi plastik krn mrk memiliki byk kekurangan pd raut wajah mrk spt mata yg sipit,hidung pesek pipi yg tembem.Jd spy bs laku & bs jd artis top,mrk tdk segan melakukan operasi plastik.Pdhal ketampanan & kecantikan palsu tdk abadi,yg abadi adlh kepandaian & keenceran otak kita.

    • Kalau artist China banyak yg asli sebab China terdiri dari banyak suku bangsa. Di sebelah Barat laut terdiri dari suku yg berwajah mirip orang Arab. Di sebelah Utara ada suku yg berwajah mirip orang Rusia. Di sebelah selatan (Yunan) ada suku yg berwajah ras Melayu. Dan mereka banyak yg kawin campur dengan ras Han. Sedang yg di daerah sekitar Beijing berwajah seperti orang Korea (super sipit). Jadi jangan disamakan dengan yang ada di Korea yang asli super sipit.
      Sedang orang Jepang itu keturunan dari China Selatan (bermata agak lebar) dengan suku Ainu yang berasal dari Siberia Rusia (bermata lebar hidung mancung).

  4. sparkeyeobo's pada berkata:

    annyeong, reader bru imnida, ,
    iy q s7 ma artkel d atas, . Q jg prnh bc yg kyk gni, , tp emg ch klo dlhat rata2 org korea yg blm kna oplas wjahny lbh bgus org indo, , tp untk tmpil perfect pa hrus mengingkari cptaan tuhan. . .
    Munkn ini jg akibat dr bnyakny atheis dsna, . .

  5. gila . mahal banget biayanya . baik pake yg alami + perawatan yg simple . kalo operasi plastik kan mau perawatan yg mahal .

  6. Hi there, yeah this piece of writing is genuinely pleasant and I have learned lot of things from it concerning blogging.

    thanks.

  7. I visited many blogs but the audio feature for audio songs current at this site is genuinely superb.

  8. No matter if some one searches for his necessary thing, so he/she wishes to be available that in detail, thus
    that thing is maintained over here.

  9. Hello are using WordPress for your site platform? I’m new to the blog world but I’m trying to
    get started and set up my own. Do you need any
    html coding expertise to make your own blog?
    Any help would be really appreciated!

Leave Your Comments

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • WAU_tab('2pbd8bpawrlj', 'left-middle')
  • %d bloggers like this: